STPK Banau Terima Kunjungan PPA GEMIH Elim Toboso
Views: 30
HALMAHERA BARAT, HN — Sekolah Tinggi Pertanian Kewirausahaan (STPK) Banau menerima kunjungan edukatif dari Pusat Pengembangan Anak (PPA) Jemaat GEMIH Elim Toboso dalam rangka mengenal lebih dekat dunia pertanian dan kewirausahaan sejak usia dini.
Kunjungan tersebut bertujuan untuk melihat secara langsung berbagai program yang telah dijalankan STPK Banau, khususnya dalam pengelolaan lahan untuk budidaya pertanian serta pengembangan produk-produk pertanian yang dihasilkan oleh civitas akademika kampus.

Rombongan PPA Jemaat GEMIH Elim Toboso disambut langsung oleh Ketua STPK Banau, Wakil Ketua II, Ketua Program Studi Agroteknologi, serta Ketua Program Studi Agribisnis. Para peserta diajak meninjau area pengelolaan lahan pertanian, praktik budidaya tanaman, hingga berbagai produk hasil pertanian yang dikembangkan sebagai bagian dari pembelajaran berbasis kewirausahaan.
Ketua STPK Banau, Dr. Ir. Abdurahman Hoda, M.Si, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pengenalan pertanian kepada generasi muda sangat penting sebagai investasi masa depan daerah.
“Pertanian hari ini tidak lagi dipandang sebagai sektor tradisional semata, tetapi sebagai ruang inovasi, teknologi, dan kewirausahaan. Melalui kunjungan seperti ini, kami ingin menanamkan sejak dini bahwa pertanian memiliki masa depan yang cerah dan strategis bagi pembangunan daerah,” ujar Hoda.
Ia juga menekankan bahwa STPK Banau terbuka menjadi ruang belajar bagi anak-anak dan remaja, agar mereka dapat melihat langsung proses dan potensi sektor pertanian secara nyata.
Peserta kunjungan yang terdiri dari adik-adik PPA yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Mereka aktif bertanya dan menyimak penjelasan terkait pengelolaan lahan, proses produksi, hingga peluang usaha dari produk pertanian.
Melalui kegiatan ini, STPK Banau berharap dapat menumbuhkan minat dan kepedulian generasi muda terhadap sektor pertanian yang berkelanjutan, inovatif, dan berbasis kewirausahaan, sekaligus memperkuat sinergi antara institusi pendidikan dan masyarakat
