Kolaborasi Pemprov Malut–PNM Percepat UMKM Naik Kelas
Views: 18
Ternate, HobersNews,-Pemerintah Provinsi Maluku Utara menegaskan komitmennya dalam mendorong percepatan pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui kerja sama strategis dengan PT Permodalan Nasional Madani (PNM).
Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos dan Direktur Bisnis PNM, serta peresmian pembukaan Unit Mekaar oleh Gubernur Maluku Utara, pada acara “Akselerasi UMKM Naik Kelas sebagai Motor Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Masa Depan” yang digelar di Dhuafa Center, Ternate, Rabu (21/01/2026).
Acara ini turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Maluku Utara, Asisten Deputi Pengembangan Kapasitas Usaha Mikro Kementerian UMKM Muhammad Firdaus, Kepala OJK Maluku Utara Adi Surahmat, pimpinan perbankan dan organisasi perangkat daerah (OPD), serta jajaran pimpinan PNM, di antaranya Komisaris Independen Veronica Colondam dan Komisaris Ardhiya Pratiwi Setiawati.
Dalam sambutannya, Gubernur Sherly Tjoanda menegaskan bahwa kolaborasi dengan PNM menjadi langkah strategis untuk mendorong UMKM agar naik kelas secara berkelanjutan, terutama melalui penguatan akses pembiayaan dan literasi keuangan.
Ia juga menyoroti capaian pertumbuhan ekonomi Maluku Utara yang mencapai 39 persen pada kuartal III tahun 2025, tertinggi secara nasional. Meski demikian, Gubernur menekankan pentingnya pemerataan agar pertumbuhan ekonomi tersebut dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Kunci UMKM naik kelas adalah pemahaman literasi keuangan. Modal usaha harus dikelola secara produktif dan tidak digunakan untuk kebutuhan konsumtif atau gaya hidup,” ujar Sherly.
Pada kesempatan itu, Gubernur Sherly turut mengapresiasi integritas para pelaku UMKM, khususnya kaum ibu di Maluku Utara, yang dinilai memiliki catatan pembiayaan yang baik tanpa tunggakan kredit.
Kegiatan yang dihadiri sekitar 600 peserta dan melibatkan 20 pelaku UMKM lokal ini juga menjadi momentum peluncuran perluasan program pembiayaan PNM Mekaar, yang secara khusus menyasar perempuan pelaku usaha ultra mikro di Maluku Utara.
Sementara itu, Direktur Bisnis PNM Kindaris mengungkapkan rencana ekspansi layanan PNM di Maluku Utara pada tahun 2026. PNM menargetkan penambahan jumlah kantor cabang dari satu menjadi lima unit, yang akan tersebar di wilayah Tidore, Sofifi, Weda, dan Morotai.
“Melalui ekspansi ini, kami menargetkan menjangkau 10.000 nasabah baru dengan total penyaluran pembiayaan sebesar Rp50 miliar,” kata Kindaris.
Ia menambahkan, sejak berdiri pada 1999, PNM secara konsisten fokus pada penyediaan akses keuangan bagi pelaku usaha ultra mikro. Hingga saat ini, secara nasional PNM telah melayani sekitar 12,2 juta nasabah aktif.
